Past Perfect Tense | Grammar Bahasa Inggris | Belajar Bahasa Inggris
Halo semuanya!
Selamat datang kembali di channel ini.
Pada video kali ini, kita akan belajar tentang salah satu grammar bahasa Inggris, yaitu Past Perfect Tense.
Kita akan membahas pengertian, fungsi, rumus kalimat positif, negatif, dan pertanyaan, serta contoh penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
Oke, langsung saja kita mulai!
Apa itu Past Perfect Tense?
Past Perfect Tense adalah bentuk kalimat yang digunakan untuk menjelaskan suatu kejadian yang sudah selesai sebelum kejadian lainnya terjadi di masa lalu.
Dalam bahasa Indonesia, tense ini biasanya memiliki arti sudah atau telah.
Contohnya:
I had eaten before he arrived.
Artinya, saya sudah makan sebelum dia tiba.
Pada kalimat tersebut, ada dua kejadian.
Pertama, saya sudah makan.
Kedua, dia tiba.
Kejadian makan terjadi lebih dahulu daripada kedatangan seseorang.
Itulah pengertian dasar Past Perfect Tense.
Rumus Kalimat Positif
Selanjutnya, kita akan belajar rumus Past Perfect Tense dalam bentuk kalimat positif.
Rumusnya adalah:
Subject + Had + Verb 3 + Object.
Perlu diingat, Had digunakan untuk semua subjek.
Baik I, You, We, They, He, She, maupun It.
Contoh pertama:
I had finished my homework.
Artinya, saya sudah menyelesaikan pekerjaan rumah saya.
Contoh kedua:
She had cooked dinner.
Artinya, dia sudah memasak makan malam.
Contoh ketiga:
They had left the house.
Artinya, mereka sudah meninggalkan rumah.
Perhatikan bahwa setelah Had, kita selalu menggunakan Verb 3 atau kata kerja bentuk ketiga.
Contohnya:
Go menjadi Gone.
Eat menjadi Eaten.
Write menjadi Written.
Finish menjadi Finished.
Jadi, ingat rumus kalimat positif Past Perfect Tense:
Subject + Had + Verb 3 + Object.
Rumus Kalimat Negatif
Sekarang kita masuk ke kalimat negatif.
Bagaimana cara membuat kalimat negatif dalam Past Perfect Tense?
Caranya sangat mudah.
Kita hanya perlu menambahkan kata Not setelah Had.
Rumusnya:
Subject + Had + Not + Verb 3 + Object.
Had Not juga bisa disingkat menjadi Hadn't.
Contoh pertama:
I had not finished my homework.
Artinya, saya belum menyelesaikan pekerjaan rumah saya.
Contoh kedua:
She had not eaten breakfast.
Artinya, dia belum sarapan.
Contoh ketiga:
They hadn't arrived when I called.
Artinya, mereka belum tiba ketika saya menelepon.
Jadi, untuk membuat kalimat negatif, cukup tambahkan Not setelah Had.
Ingat, kata kerja yang digunakan tetap Verb 3.
Rumus Kalimat Interogatif
Berikutnya adalah kalimat interogatif atau kalimat pertanyaan.
Bagaimana rumusnya?
Rumusnya adalah:
Had + Subject + Verb 3 + Object + Question Mark.
Untuk membuat pertanyaan, kita cukup memindahkan Had ke bagian awal kalimat.
Contoh pertama:
Had you eaten?
Artinya, apakah kamu sudah makan?
Contoh kedua:
Had she finished her work?
Artinya, apakah dia sudah menyelesaikan pekerjaannya?
Contoh ketiga:
Had they arrived before you left?
Artinya, apakah mereka sudah tiba sebelum kamu pergi?
Untuk menjawabnya, kita bisa menggunakan:
Yes, I had.
Artinya, ya.
Atau:
No, I hadn't.
Artinya, tidak.
Itulah rumus kalimat pertanyaan dalam Past Perfect Tense.
Penggunaan Past Perfect Tense
Sekarang kita akan membahas kapan Past Perfect Tense digunakan.
Pertama, untuk menjelaskan kejadian yang sudah selesai sebelum kejadian lainnya di masa lalu.
Contohnya:
I had slept before my father came home.
Artinya, saya sudah tidur sebelum ayah saya pulang.
Kedua, untuk menjelaskan sesuatu yang sudah terjadi sebelum waktu tertentu di masa lalu.
Contohnya:
She had graduated by 2020.
Artinya, dia sudah lulus pada tahun 2020.
Ketiga, untuk menjelaskan pengalaman yang belum pernah terjadi sebelum suatu peristiwa di masa lalu.
Contohnya:
I had never visited Bali before last year.
Artinya, saya belum pernah mengunjungi Bali sebelum tahun lalu.
Jadi, Past Perfect Tense membantu kita menjelaskan urutan kejadian yang terjadi di masa lalu.
Kata Keterangan
Ada beberapa kata keterangan yang sering digunakan dalam Past Perfect Tense.
Pertama, Before.
Artinya, sebelum.
Contoh:
I had eaten before he arrived.
artinya, Saya sudah makan sebelum dia tiba.
Kedua, After.
Artinya, setelah.
Contoh:
After I had finished my work, I went home.
Artinya, setelah saya menyelesaikan pekerjaan, saya pulang.
Ketiga, Already.
Artinya, sudah.
Contoh:
She had already left.
Artinya, dia sudah pergi.
Keempat, Never.
Artinya, tidak pernah.
Contoh:
I had never seen that movie before.
Artinya, saya belum pernah melihat film itu sebelumnya.
Kelima, By the time.
Artinya, pada saat atau ketika.
Contoh:
By the time I arrived, they had left.
Artinya, ketika saya tiba, mereka sudah pergi.
Perbedaan Past Perfect dan Simple Past
Sekarang, apa perbedaan Past Perfect Tense dengan Simple Past Tense?
Simple Past digunakan untuk menjelaskan kejadian yang terjadi dan selesai di masa lalu.
Contohnya:
I ate breakfast.
Artinya, saya sarapan.
Sedangkan Past Perfect digunakan untuk menjelaskan kejadian yang sudah selesai sebelum kejadian lainnya di masa lalu.
Contohnya:
I had eaten breakfast before I went to work.
Artinya, saya sudah sarapan sebelum pergi bekerja.
Perhatikan perbedaannya.
Simple Past hanya menjelaskan kejadian di masa lalu.
Sedangkan Past Perfect menekankan bahwa suatu kejadian sudah selesai lebih dahulu sebelum kejadian lainnya terjadi.
Kesimpulan dan Penutup
Nah, sekarang mari kita ulangi rumus Past Perfect Tense.
Pertama, kalimat positif.
Subject + Had + Verb 3.
Kedua, kalimat negatif.
Subject + Had + Not + Verb 3.
Ketiga, kalimat interogatif.
Had + Subject + Verb 3?
Ingat, Past Perfect Tense selalu menggunakan Had untuk semua subjek dan diikuti oleh Verb 3.
Dengan memahami rumus dan contoh tadi, kamu akan lebih mudah menggunakan Past Perfect Tense dalam percakapan sehari-hari.
Nah, itulah pembelajaran kita kali ini.
Jangan lupa Like, Subscribe, dan aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan tutorial bahasa Inggris berikutnya.
Terima kasih sudah menonton.
Sampai jumpa di video selanjutnya!
Bye!
Posting Komentar untuk "Past Perfect Tense | Grammar Bahasa Inggris | Belajar Bahasa Inggris"